Holiday Plans mid 2016

Yap seperti biasa saya akan membuat perencanaan liburan saya di blog ini. Yaah mungkin akan lebih saya budayakan sih untuk menulis hal ini pas liburannya dimulai. Well, sekarang udah agak telat juga sih soalnya liburan udah berlangsung tiga minggu lamanya. Zzz. 

Well, pada liburan kali ini saya berencana untuk memfokuskan pada kehidupan Dota 2. Memang ketika masa-masa ujian yaitu pas tepat sebelum liburan berlangsung kerjaan benar-benar menumpuk. Dan.. yah mulai dari bantuin temen ngerjain event, Karang Taruna, persiapan Ramadhan, ngepaper dan lain sebagainya lah pokoknya. Dan disaat itu saya merasa kekurangan waktu untuk diri saya sendiri. Ya maksudnya untuk menyenangkan diri sendiri. Sebenarnya saya ga suka sih dengan pemikiran tersebut. Soalnya ya hal itu bener-bener mengurangi produktivitas dan keseriusan saya dalam mengarungi sebuah aktivitas. Well, tapi dari situ saya jadi sadar sesuatu. Bahwa waktu adalah hal paling berharga yang saya miliki. Bahkan akan selalu saya miliki ketika saya masih hidup. Waktu itu saya berpikir bahwa waktu yang saya habiskan untuk bermain Dota demi mengejar level compendium sebenarnya bisa dipergunakan untuk aktivitas lainnya. Yah jujur saja saya agak merasa bersalah ketika pada masa-masa ujian main Dota. Tapi ya saya ditaklukkan sendiri oleh hawa nafsu saya dan penyesalan pun datang ketika waktu terasa begitu sempit. Hahaha. 
Pada akhirnya semua bisa berjalan lancar juga sih, tetapi ya cuma semacam 'asal kelar'. Menghadapi hell weeks tanpa mempersiapkan diri dan bermodalkan main Dota. I wonder whether I'm a genius or a lucky slacker. Yeahh, pada akhirnya ada sale level compendium sih. Dan harganya 300rb. Sepertinya itu harga yang murah juga dibandingkan estimasi waktu yg dibutuhkan untuk menaikkan 50 level. Mungkin dengan level aktivitas keseharian saya yang sekarang 50 level tersebut baru bisa dicapai dalam sebulan. Lol. 
Anyway, kembali ke judul deh. Sebenernya saya punya pendapat sendiri mengenai 'belajar dari waktu' tapi ya mungkin saya simpan buat pos besok aja deh. Kali ini mungkin perencanaan saya simpel sih. Cuma pengen hidup tenang dan damai. Ramadhan telah usai dan Idul Fitri juga udah datang. Tapi ketenangan, kebersamaan dan rasa kemenangan yang dulu selalu membuat saya merindukan bulan penuh berkah ini seolah semakin terkikis. Mungkin akan terlalu naif bagi saya untuk berpikiran bahwa saya bisa merubah keadaan masyarakat sekitar sekarang yang begitu individualis. I don't know how could I say it because I can't tell any indicators of it, but I can really feel it. Yaah semakin hari semakin sedikit orang-orang yang datang untuk merayakan kebersamaan di tempat umum. Tetapi.. ah sudahlah. Saya yakin akan ada sebuah langkah konkrit yang akan terlihat ketika saya benar-benar meniatkannya. Lah ini gajadi kembali ke judul yah wkwk.

Oke oke. Kali ini rencana saya:
1. Nonton dan menyeleksi anime summer 2016: jujur aja banyak pelajaran hidup yang saya serap dari anime
2. Nglanjutin project youtube: lumayan ini udah ada satu video nembus 7000 viewers jadi semangat lagi wqwq
3. Main Dota 2 sampe mmr 3k: jujur ini target saya dari setahun yang lalu
4. Baca Al-Qur'an: saya benar-benar menyesal tidak bisa memenuhi target khatam di bulan Ramadhan kemarin. Banyak alasan yang membuat "ah nanti dikebut 5/6 juz langsung juga bisa". Tapi nyatanya 20 halaman aja ga nyampe. Kali ini Insyaallah akan saya rutinkan kembali tadarus paling tidak sehari sekali ato sehari hafal satu surat. 
5. Baca berita: isu internasional benar-benar akan mendukung studi saya ya jadi ini saya lakukan demi pemikiran yang lebih luas lagi dalam penguasaan isu kawasan;
5. Project Berawal Soleh: ajang reuni dan syawalan angkatan yang pada awalnya digagas oleh Sukmawan B K. Tapi saya menjadi ketua karena tandatangan saya kata dia lebih bisa diakui oleh SMA 1 Bantul daripada ttd dia sendiri wkwk.
6. Ah mungkin sudah cukup 5 dulu sih. Belajar dari rencana yang kemarin-kemarin banyak tetapi hanya terlaksana sebagian kecil saja. Baiklah mungkin sekian dulu sih tulisan ini. Jujur saja saya juga punya rencana memperdalam ESQ tetapi sepertinya itu tidak hanya rencana kegiatan liburan ini melainkan rencana kegiatan sehari-hari ke depannya. Well sekian.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Masjid Al-Amna
6 Juli 2016

Review Buku Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis - Paulo Coelho

Baru saja selesai membaca sebuah buku yang menarik. By The River Piedra I Sat Down and Wept. Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis, karya Paulo Coelho. Ya, Paulo Coelho, pengarang buku The Alchemist. Jujur saja buku The Alchemist atau Sang Alkemis merupakan sebuah buku yang bisa dibilang membuat saya kembali percaya akan impian-impian. Membuat saya kembali akan bagaimana caranya bermimpi dan memberanikan diri untuk menggapainya. Membuat saya yakin bahwa sesuatu yang tidak pasti itu memang harus diambil untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Membuat saya semakin yakin untuk mengejar sesuatu yang tidak pasti. Atau bisa dibilang belum pasti. Beresiko. Bahkan beresiko sangat tinggi.
Namun di yang baru saja selesai saya baca ini saya menemukan beberapa hal yang menarik. Sudut pandang orang pertama yang diceritakan berbeda dengan Sang Alkemis karena tokoh utama kali ini adalah seorang wanita. Satu hal yang saya cermati dari sang tokoh utama, saya merasa ada sedikit kemiripan dengan pemikirannya mengenai agama dan Tuhan. Walaupun agama yang dia maksud berbeda dengan saya. Sang wanita pada awal cerita diceritakan sedang mengalami masa kegalauan akan imannya. Dia merasa doktrin-doktrin Katholik yang diajarkan padanya semasa kecil seolah membatasi dunianya. Yap. Cerita ini memang kemudian menceritakan bagaimana perjalanan sang wanita mendapatkan kembali keimanannya. Yang unik dari perjalanan ini adalah keterlibatan seorang teman masa kecilnya yang juga cinta pertamanya. Teman masa kecilnya tersebut pada suatu hari telah memutuskan masuk ke seminari, untuk mengabdi sepenuhnya pada Tuhan. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan gejolak batin sang tokoh wanita yang bernama Pilar. Pilar merasa bahwa pemuda taat yang dicintainya ini lebih mencintai gereja dan Tuhannya sehingga Pilar sendiri ragu ketika pemuda tersebut menyatakan cinta kepadanya. Well... Kurang lebih seperti itulah ceritanya. Perjalanan berliku yang menceritakan bagaimana cinta dua insan dan cinta kepada Tuhan pada akhirnya menemukan sebuah titik cerah. Titik damai. Dimana keduanya akhirnya dapat saling mengerti satu sama lainnya. Saya sendiri kurang mengerti mengenai bagian-bagian yang menceritakan mengenai gereja, ayat-ayat Injil, Bunda Maria dan istilah-istilah Katholik lainnya. Tetapi menurut saya bagian-bagian tersebut tidak perlu diambil pusing bagi pembaca dengan keyakinan yang berbeda karena tidak terlalu berpengaruh dengan alur ceritanya. Tidak ada kalimat yang menyinggung mengenai siapa yang paling benar maupun apa yang paling benar. Walaupun dalam satu bagian saya membaca bahwa sebenarnya si tokoh pemuda sepertinya dianggap memberontak dari ajarannya karena menganggap Tuhan memiliki sisi feminin. Ada juga bagian yang menurut saya sangat menarik.

Iman.
"Penganut Buddha benar, penganut Hindu benar, penganut Muslim benar, juga orang Yahudi. Setiap kali orang mengikuti jalan menurut iman-mengikutinya sepenuh hati-ia akan bersatu dengan Tuhan dan menciptakan mukjizat.

Saya masih memikirkan bagian tersebut dalam-dalam sampai saat ini.


Ttd.
Jin Botol

Garden Inspiration

Samlekum. Yosh, sudah lama sekali saya tidak update. Baiklah, liburan sudah berlalu dan misi saya untuk membuat Youtube Channel juga sudah terlaksana. Setidaknya saya mempunyai 2 channel, yang pertama channel pribadi saya yang berisi video-video parodi dan keseharian saya, dan yang kedua adalah channel yang merepresentasikan impian saya sejak kecil, membuat taman. Yep. Sejak kecil saya memang ingin memiliki taman-taman yang indah dengan berbagai tanaman dan tema. Mungkin kesenangan ibu dan nenek saya yang menuruni saya hobi gardening ini. Dulu ketika saya masih kecil saya sering diajak mereka untuk menanam bunga, tanaman obat, dan sering pula diajak mereka untuk berbelanja tanaman di pasar tumbuhan atau pameran-pameran. Saya juga masih ingat ketika tahun 2005, ayah saya ditugasi untuk perjalanan dinas ke Medan dan membawa pulang biji tanaman bunga titipan ibu saya. Kalaupun tidak salah, satu dari biji bunga tersebut adalah bunga Bougenville. Waktu itu saya tidak tahu sama sekali bagaimana rupa bunganya. Maklum internet saja masih susah dijangkau anak kelas 3 SD pada masa itu. Saya mendapatkan gambaran bunga Bougenville cuma dari cerita ibu saya dan gambar-gambar dari majalah perbungaan yang dimiliki ibu saya. Oiya, saya juga pernah diperlihatkan buku tebal berbahasa Inggris dan sepertinya penulisnya adalah ilmuwan terkenal yang di dalamnya membahas mengenai tanaman-tanaman yang sangat umum. Dalam hal ini yang saya maksud dengan sangat umum adalah jenis tanaman pada umumnya yang mencakup tanaman hutan, bunga, maupun rerumputan. Sayang sekali pada saat itu saya hanya tertarik dengan gambarnya saja dan tidak memperhatikan tulisannya. Sekarang buku itu entah ada dimana dan saya cukup menyesal tidak menyimpannya dengan baik :| Waktu pertama kali masuk SMA saya juga sempat terbayang untuk mengambil jurusan yang mengenai pertanian atau pertamanan di IPB. Ibu saya pada saat itu menyarankan saya untuk masuk IPB apabila saya senang menggeluti pertamanan. Kemudian ketika kelas 2 SMA saya menemukan ternyata ada jurusan mengenai pertamanan pula dan lebih spesifik lagi, yaitu Arsitektur Lanskap. Wow. Saya berpikir sepertinya itu menjadi jalan saya. Waktu itu saya juga semakin yakin dengan jurusan pertamanan setelah ada tayangan TV Champion yang kontennya berisi perlombaan mendesain taman. Yeaa kemudian ketika kelas 3 ternyata pihak keluarga saya sendiri yang menyuruh saya untuk mempertimbangkan kembali keputusan saya. Mereka bilang kapasitas saya lebih tinggi untuk menjadi seorang arsitektur taman :| Entah kenapa kemudian saya mengamini hal tersebut. Jurusan saya memang dari IPA, tp sepertinya saya tidak begitu antusias dengan pelajaran kimia dan fisika ketika penerangan rumusnya tidak dengan cara yang saya senangi. Bukan. Saya bukannya bermaksud untuk menyalahkan guru saya di SMA yang sepertinya menerangkan pelajaran kimia dan fisika dengan kurang menarik bagi saya. Dan dengan modal itungan passing grade dari bimbel yang menghitungkan bahwa pg untuk arsi lanskap tidak begitu tinggi, saya sebenarnya menganggapnya sebagai pilihan yang rasional. Dan teman ibu saya yang menjadi seorang dosen di IPB juga sempat menjadi nilai tambah. Tetapi om dan ayah saya membuat saya mempertimbangkan kembali keputusan saya. Ayah saya mengatakan agar saya hidup dengan mengambil resiko dan mengejar impian sejati saya. Terkadang memang realitas menjadi penghalang bagi impian kita, tetapi selalu ada jalan lain untuk menggapainya. Dan setelah itu saya memutuskan masuk sasing yang sebenarnya saya juga tidak yakin akan menyukainya. Walaupun nilai bahasa inggris saya di SMA selalu memuaskan, tetapi saya berpikir apa yang bisa saya lakukan dengan ilmu bahasa dalam berkontribusi terhadap masyarakat sekitar saya? Selama ini saya selalu berpikir kalau ilmu bahasa itu memang penting dan jago bahasa asing itu keren, tetapi fungsi bahasa adalah agar manusia dapat berkomunikasi dan mengerti maksud hati dan perkataan orang lain kan? Jadi ya menurut saya bahasa itu hanya;lah sebuah media untuk menggapai ilmu yang lebih bermanfaat. Seperti misalnya ketika kita membaca buku tentang ilmu vegetasi ataupun ilmu politik. Yang kita pelajari adalah ilmu tananamn dan ilmu politiknya kan sebagai tujuan utama kita membacanya, dan kemampuan bahasa inggris kita hanya sebagai penyokong agar kita mengerti tulisan tersebut kan?
Baiklah sepertinya itu saja flashback-nya. Haha. Sekarang kembali ke Youtube Channel. Garden Inspiration. Itu namanya. Nama itu saya ambil karena kata inspiration sepertinya belum umum ada di youtube. Jadi setelah melakukan riset mengenai nama tersebut, saya putuskan untuk mengambil kata inspiration untuk setiap video di channel saya. Saya pikir kata inspiration juga cukup bagus untuk mencakup isi dari video saya yang hanya berupa slide show gambar-gambar saja. Lol. Dalam channel tersebut kurang lebih saya mencantumkan gambar-gambar taman dengan berbagai tema dari berbagai belahan dunia. Yaa kurang lebih saya ingin memberikan pandangan kepada para pemirsa saya bahwa di dunia ini terdapat berbagai tema untuk membuat taman. Sebenarnya saya masih ingin menulis lebih banyak lagi, tetapi sepertinya saya lebih ingin untuk bermain dota di waktu luang yang sempit ini. Baiklah bagi siapapun yang membaca tulisan ini, silakan buka https://www.youtube.com/channel/UCCl_TZBZv2lIwFAe232iHOQ untuk channel Garden Inspiration, dan https://www.youtube.com/channel/UCF-UAdriYCawqwGbNUFJQNA untuk channel pribadi saya.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Holiday Plans

Well I guess along this holiday I will take some composition.
- Anime
- Movies
- Batman Arkham City
- Dota 2
- Vacation Trip
- Hangout w/ Friends & Family
- Do something productive
- Take my responsibility as a part of the community
I think that list still not complete yet as I still wondering what should I do with someone special. Haha. JK.
Actually I still wanted to get a new bike and go out with my new cycling neighborhood community. But yeah, I still have to do some productive work to earn money as soon as possible. Considering my 20s has come. Lol.

Enjoy your holiday whoever and whenever you are!

Wacana

Recently I want to create a Youtube Channel which focused on how to learn Javanese Language or Javanese Culture. Based on my research, the number of videos or sites about this culture thing are so limited. That's why I think I could manage this situation to get some viewers on Youtube. So let's hope this project plan is not just a wacana :)

rohmanbimoseno. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts