New Era of My Dota 2 MMR
Yo.. Long time no see. Ini postingan pertama di tahun 2015. Yeay! Congrats, Man! Baiklah mungkin itu bukan suatu cara yang baik untuk menyelamati diri sendiri, taoi setidaknya saya memberikan penghargaan bagi diri saya agar bisa terus optomis untuk maju. (Halah.)
Yap. Masuk ke topik utama artikel ini. Ada kabar gembira karena sekarang Matchmaking Rating saya di game Dota 2 sudah mencapai 2000! Tepatnya 2024! Alhamdulillah. Yaaah.. Mungkin MMR segitu masih tergolong sangat cupu dibanding standar internasional pemain Dota 2 yang ada di kisaran 3000-an. Tetapi saya kira pencapaian meraih 2024 poin ini merupakan sebuah kemajuan beaar. Waktu perrama kali MMR saya keluar dalam calibrating games, rating saya hanya ada di kisaran 1500-an. (Sad ) Tentu saja saya menjadi bahan tertawaan dan korban bullying di net. Hahaha. Bahkan orang-orang menyarankan saya untuk membuat akun baru atau smurfing. Yeah.. I guess that's not a bad thing coz that will instantly new MMR which I believe will be around 2000. But seriously I can't do that. Menurutku hal tersebut akan menghilangkan bagian penting dari sebuah perkembangan, yaitu proses. Apa gunanya MMR saya tinggi tetapi terus kalah dan jatuh karena belum bisa mengimbangi kompetitor2 di level segitu. FYI, tiap ranked match yang menentukan naik turunnya MMR akan memberikan poin 24-26. Jadi kalau kalah bisa nambah 24-26 dan kalau kalah akan kehilangan segitu juga. Jadi menurut saya peningkatan saya juga bisa dikatakan bukan sesuatu yang mudah dilakukan. :v
Just so u know, terkadang bila maen di MMMR rendah tu temen setim kita bisa menjadi musuh dalam selimut. Mereka bisa menjadi beban bagi tim dan menghambat laju tim untuk menang. Apalagi orang Pinoy. Mereka begitu egois dan selalu menyalahkan tanpa introspeksi diri. (Sigh )
Yah.. Mungkin itu saja isi artikel kali ini. Memang topiknya ngga penting sih. Hanya bermain game. Tapi saya mendapat pelajaran berharga yaitu menghargai proses. Sekarang walaupunteman2 saya masih membully saya tetapi paling tidak saya telah membuktikan kepada mereka bahwa saya bukan seorang yang menyerah karena MMR rendah dan membiat akun baru agar bisa naik secara instan. Sorry, but I'm not that kind of quitter.
10:08 PM
|
Label:
Artikel,
Bahasa Indonesia,
Dota 2,
Game,
Hobi,
Opini,
Slice of Life
|
Popular Posts
-
Yo.. Long time no see. Ini postingan pertama di tahun 2015. Yeay! Congrats, Man! Baiklah mungkin itu bukan suatu cara yang baik untuk menyel...
-
Mendidik Siswa Berbudi Luhur Belakangan ini tren budaya asing semakin menjadi-jadi di Indonesia. Semua golongan menyadari...
-
Baru saja selesai membaca sebuah buku yang menarik. By The River Piedra I Sat Down and Wept. Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis, k...
-
Impian. Suatu hal yang dapat menjadi pisau bermata dua. Jika tidak tercapai akan sakit sekali. Tetapi akan terasa sangat menyenangkan keti...
-
Yea daripada blog ini semakin menganggur lebih baik diisi sekarang lah walupun hanya sekedar sampah. Iya, sampah. Maksudnya isinya tidak beg...



0 komentar:
Posting Komentar